Jumat, 02 Maret 2012

IMAKABA - PEKALONGAN & BATANG

Pekalongan, The World City of Batik

“Kota Batik di Pekalongan..bukan Jogja eh bukan Solo..” –SLANK

M
ungkin salah satu bait itulah yang mampu mendeskripsikan betapa “BATIK” nya kota Pekalongan di mata penduduk Indonesia, bahkan grup band papan atas, Slank.
Pekalongan kini telah resmi menjadi kota Batik Internasional milik Indonesia setelah dikeluarkannya lembar pengesahan oleh UNESCO, salah satu organisasi PBB yang menaungi bidang kebudayaan di dunia. Sejak saat itulah Pekalongan mulai dilirik para turis asing maupun lokal yang memburu produk Batik asli Pekalongan. Tak hanya turis-turis yang tertarik oleh keaslian dan keistimewaan Pekalongan, para investor pun tak tinggal diam memanfaatkan kondisi ini untuk menanamkan modal mereka di sektor perbatikan di kota ini. Kebanyakan investor menginvestasikan uang mereka karena produk Batik Pekalongan selalu diburu pembeli dan memiliki prospek bisnis yang cerah.
Tak hanya Batik, Pekalongan juga memiliki daya tarik lain berupa berbagai macam kuliner yang khas, yang membuat pengunjung ketagihan akan kelezatannya dan tak sungkan untuk datang ke sini lagi. Kuliner-kuliner tersebut antara lain: Soto Tauto, Kopi Tahlil, Keripik Tahu dan Nangka, serta Teh Bandulan.
Selain Batik dan kuliner khas Pekalongan, dalam Pameran Fesbudnus 2012 ini kami juga akan menampilkan Batik khas Batang, yang tak kalah indahnya dengan Batik Pekalongan, serta beberapa kuliner dan camilan khas yang ada di Kabupaten ini. Walaupun letak Batang-Pekalongan bersebelahan, namun ciri Batik mereka cukup berbeda. Hal ini dapat dilihat dari motif yang digunakan serta warna kainnya yang dapat dibedakan apabila dilihat dari dekat.
Tak cukup Batik, Kabupaten yang memiliki slogan “Batang Berkembang” inipun memiliki panganan yang khas dan unik yaitu emping melinjo dan Nasi Megono yang menjadi makanan khas sekaligus identitas Kabupaten Batang itu sendiri.
Itulah beberapa keistimewaan Pekalongan dan Batang. Masih ada banyak yang menarik dari lapak kami. So, jangan lupa tanggal 1 April kunjungi Stand nomor 22 ya!! Matur nuwun... 
1. SOTO TAUTO PEKALONGAN
Mungkin asing bagi anda mendengar nama Soto Tauto Pekalongan, tapi percaya atau tidak sekali makan soto ini anda akan merasakan sensasi yang beda dibanding soto-soto pada umumnya. Satu mangkok Soto Tauto berisi irisan daging sapi/kerbau, so’un, lontong, dan kuah lezat. Tauto lah atau yang bisa juga disebut tauco yang membuat soto ini begitu khas di lidah. Bumbu berbahan dasar kedelai ini menciptakan rasa kuah kecut namun segar yang membuat anda merasa ketagihan setiap memakan soto ini.
Soto Tauto juga pernah muncul di acara Pak Bondan Winarno di Trans TV. Tentu saja, Pak Bondan dengan nada khasnya mengatakan bahwa soto ini “Maknyuuussss”.

                                                                   
2. KERIPIK NANGKA DAN TAHU

 
3. KOPI TAHLIL PEKALONGAN
  
Minuman kopi yang dahulu sering diminum ketika acara Tahlilan ini menjadi minuman yang banyak dijajakan pada malam hari di alun-alun kota Pekalongan. Kopi ini dicampur dengan tumbukan 7 rempah-rempah yaitu: jahe, kapulaga, cengkeh, kayu manis, pandan, batang serai, dan pala; yang menyegarkan badan dan dipercaya mampu meningkatkan energi. Kopi ini dapat disajikan original atau dicampur susu.
4. TEH BANDULAN PEKALONGAN


5. EMPING MELINJO BATANG
 

6. NASI MEGONO BATANG 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar